JAKARTA — Marselino Ferdinan akhirnya kembali melanjutkan kariernya di kompetisi sepak bola Indonesia setelah menjalani perjalanan di Eropa dalam beberapa musim terakhir. Namun, kepulangannya ke Tanah Air tidak berujung pada reuni dengan klub yang membesarkan namanya, Persebaya Surabaya.
Marselino justru memilih Persija Jakarta sebagai klub barunya untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027. Keputusan tersebut menjadi perhatian karena Persebaya memiliki hubungan erat dengan perjalanan karier pemain kelahiran Jakarta tersebut.
Persebaya merupakan klub tempat Marselino menimba ilmu sejak level junior hingga akhirnya menembus tim senior pada 2021. Bersama Bajul Ijo, ia berkembang menjadi salah satu pemain muda yang kemudian mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia.
Setelah beberapa tahun meninggalkan Indonesia untuk mengejar karier di Eropa, Marselino kini memutuskan pulang. Persija menjadi klub yang dipercaya untuk menjadi bagian dari fase baru dalam perjalanan profesionalnya.
Pilihan tersebut bukan tanpa alasan. Marselino mengungkap bahwa salah satu pertimbangan terbesarnya adalah keseriusan klub dalam mengembangkan sekaligus memaksimalkan potensinya.
Menurut Marselino, kondisi saat ini membuat dirinya perlu mendapatkan lingkungan yang dapat membantunya kembali menemukan performa terbaik. Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang di luar negeri, ia ingin memulihkan kondisi fisik sekaligus membangun kembali ritme bermain.
"Yang pasti sekarang saya melihat tim yang benar-benar serius dan bisa memaksimalkan potensi saya. Saat kondisi seperti ini fokus saya mengembalikan performa dan fitness saya," ujar Marselino seperti dikutip dari situs resmi Persija.
Bagi Marselino, Persija dinilai memiliki lingkungan yang sesuai dengan kebutuhannya saat ini. Ia berharap bergabung dengan Macan Kemayoran dapat menjadi langkah penting untuk mengembalikan konsistensi permainan setelah menjalani pengalaman di sejumlah kompetisi Eropa.
"Persija lah tim yang terbaik untuk saya ke depannya," lanjut Marselino.
Kepindahan tersebut sekaligus menandai babak baru bagi pemain yang selama ini identik dengan Persebaya. Kendati demikian, Marselino tidak menjadikan masa lalunya bersama Bajul Ijo sebagai satu-satunya pertimbangan ketika menentukan klub yang akan dibela setelah pulang ke Indonesia.
Faktor proyek klub dan kesempatan untuk mengembangkan diri menjadi pertimbangan utama. Marselino melihat Persija sebagai tim yang dapat memberikan ruang baginya untuk kembali mendapatkan performa terbaik.
Selain fokus terhadap pemulihan kondisi fisik, pemain berusia muda tersebut juga langsung memasang target bersama klub barunya. Marselino berharap Persija mampu bersaing untuk meraih gelar juara pada musim 2026/2027.
"Saya akan selalu memberikan yang terbaik dan berharap kami bisa juara bersama di tahun ini. Dengan komposisi pemain dan pelatih sekarang, kami optimistis bisa meraihnya," tutur Marselino.
Pernyataan tersebut memperlihatkan ambisi Marselino setelah kembali ke kompetisi domestik. Ia tidak hanya ingin menjadikan Persija sebagai tempat untuk memulihkan kebugaran dan mendapatkan menit bermain, tetapi juga memiliki target prestasi bersama klub.
Perjalanan Panjang di Eropa
Keputusan Marselino bergabung dengan Persija datang setelah dirinya menjalani pengalaman di beberapa negara Eropa. Sebelum berkiprah di luar negeri, ia merupakan salah satu pemain muda penting Persebaya.
Marselino memulai proses pembentukan karier melalui akademi Persebaya. Penampilannya di level junior kemudian membawanya masuk ke skuad senior pada periode 2021 hingga 2023.
Performa tersebut membuka jalan bagi Marselino untuk mencoba tantangan baru di luar Indonesia. Ia kemudian bergabung dengan KMSK Deinze di Belgia dan melanjutkan proses pengembangan karier di kompetisi Eropa.
Setelah menjalani periode di Belgia hingga 2024, Marselino melanjutkan perjalanan ke Inggris dengan memperkuat Oxford United. Ia kemudian mendapatkan kesempatan bermain di Slovakia setelah menjalani masa peminjaman bersama AS Trencín pada musim 2025/2026.
Pengalaman di tiga negara tersebut memberikan kesempatan kepada Marselino untuk mengenal berbagai karakter permainan sekaligus lingkungan sepak bola yang berbeda. Namun, setelah melalui periode tersebut, ia akhirnya memutuskan kembali ke Indonesia.
Kepulangan Marselino juga tidak terlepas dari perjalanan panjangnya bersama Timnas Indonesia. Ia menjadi bagian dari generasi pemain yang mendapatkan kepercayaan besar di level internasional.
Dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026, Marselino mencatat 13 penampilan bersama Timnas Indonesia dengan kontribusi dua gol dan satu assist. Ia juga memiliki pengalaman tampil di sejumlah turnamen penting bersama skuad Garuda.
Di Piala AFF, Marselino telah tampil delapan kali dan mencatat satu gol serta satu assist. Sementara di Piala Asia, ia mendapatkan empat kesempatan bermain dengan torehan satu gol.
Catatan lainnya datang dari Kualifikasi Piala Asia. Marselino mencatat dua gol dan satu assist dari penampilannya bersama Indonesia. Ia juga memiliki 11 penampilan dalam pertandingan uji coba internasional.
Rekam jejak tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Marselino sebelum akhirnya kembali memperkuat klub di Indonesia.
Tantangan Baru Bersama Persija
Kembali ke kompetisi domestik tentu menghadirkan tantangan berbeda bagi Marselino. Ia harus kembali beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia setelah beberapa musim menjalani karier di Eropa.
Di Persija, Marselino akan bergabung dengan skuad yang memiliki ambisi besar pada musim 2026/2027. Kehadirannya diharapkan menambah opsi bagi tim sekaligus memberikan warna baru dalam komposisi permainan Macan Kemayoran.
Namun, Marselino sendiri menegaskan bahwa fokus awalnya adalah mengembalikan kondisi fisik dan performa. Ia menyadari bahwa proses tersebut membutuhkan waktu setelah menjalani perjalanan panjang dalam kariernya.
Pemulihan kebugaran menjadi salah satu aspek penting sebelum dirinya dapat tampil secara optimal. Karena itu, kesempatan bergabung dengan Persija dipandang sebagai bagian dari proses untuk membangun kembali konsistensi permainan.
Pilihan Marselino untuk bergabung dengan Persija sekaligus menutup spekulasi mengenai kemungkinan dirinya kembali memperkuat Persebaya dalam waktu dekat. Klub yang membesarkan namanya memang memiliki tempat khusus dalam perjalanan kariernya, tetapi untuk musim 2026/2027 ia memilih membuka lembaran baru bersama Persija.
Kini perhatian tertuju pada bagaimana Marselino menjalani fase berikutnya dalam kariernya. Setelah melewati pengalaman di Belgia, Inggris, dan Slovakia, ia kembali ke Indonesia dengan membawa pengalaman dari sepak bola Eropa.
Persija menjadi klub yang dipilih Marselino untuk melanjutkan perjalanan tersebut. Dengan target memulihkan performa, meningkatkan kebugaran, dan membantu tim mengejar prestasi, pemain Timnas Indonesia itu memasuki babak baru bersama Macan Kemayoran.
Keputusan tersebut juga menunjukkan bahwa kepulangan ke Indonesia bagi seorang pemain tidak selalu berarti kembali ke klub yang membesarkan namanya. Dalam kasus Marselino, keseriusan proyek klub dan peluang untuk mengembangkan potensi menjadi pertimbangan yang ia sebut sebagai alasan memilih Persija.
Musim 2026/2027 pun menjadi kesempatan bagi Marselino untuk membuktikan kembali kemampuannya di kompetisi domestik. Setelah menempuh perjalanan panjang di Eropa, ia kini memiliki tantangan baru: menemukan kembali performa terbaik sekaligus membantu Persija mencapai target yang telah ditetapkan.
